Disable Copying

Find it in Pantai Menganti!

A beach paradise full of unknown wonders :)

Waduk Mrica

Great photos, great pictures, great moments :)

@Banyumas

Look down there, there might be lives living in peace :)

Candi Prambanan

Indonesia's exclusive paradise for archeological adventures.

6th Sainsation

An exciting English Debate Competition in UNSOED Engineering Faculty!

Monday, March 9, 2015

6 Habits of Highly Effective Bosses

True Potential Lies in Every Human
Oleh: Maulana Malik Fikri
Sumber Gambar: Koleksi Pribadi
Sebuah buku yang penuh dengan informasi serta saran yang jelas. Karya Stephen E. Kohn dan Vincent D. O’Connell ini berisi dengan skills yang diperlukan untuk menjadi pemimpin yang baik, terutama dalam sebuah organisasi. Bahasanya cukup tinggi, padat dan berisi, sehingga harus secara bertahap untuk memahami inti ajaran buku ini. Namun, penulis memberikan studi kasus yang mudah dicerna, agar kita dapat memahami maksud dari penulis.

Pada awalnya, kita akan disambut dengan pelajaran mengenai tipe-tipe pemimpin (manajer), yang disebut sebagai Teori X dan Teori Y. Dalam prakteknya, pemimpin Teori X adalah pemimpin yang autokratis, sukar untuk mendelegasikan pekerjaan ataupun percaya pada teman kerjanya. Pemimpin tipe ini biasanya bersifat keras, dan mungkin task-oriented. Namun, pemimpin tipe ini sangat baik untuk menghadapi pekerja yang malas.

Sedangkan pemimpin Teori Y adalah seorang yang lebih fokus pada perkembangan tim sembari mencapai tujuan perusahaan. Pemimpin ini biasanya lebih ramah, percaya pada rekan kerja serta mudah mendelegasikan tugas. Jenis manajer Teori Y inilah yang lebih direkomendasikan oleh penulis, untuk mencapai enam kebiasaan bos yang efektif.

Secara ringkas, habit pertama adalah kewajiban untuk mengenali diri sendiri. Hal ini dilakukan untuk menganalisa “blind spot” kita, mengetahui inner voice dan mengembangkan kecerdasan emosional.

Habit kedua adalah melatih empati. Hal ini diperlukan untuk mengenal serta mengerti orang lain. Kemampuan ini kemudian akan digunakan untuk membantu pengembangan orang tersebut demi kemajuan perusahaan. Empati sangat berbeda dengan simpati, yang akan dijelaskan di buku ini.

Habit lainnya adalah… mengikuti the Golden Rules.. yang telah dikupas tuntas dalam buku ini. Saya sendiri banyak belajar, dan sudah mulai mempraktekkannya. Karena ilmu yang terdapat dalam buku ini tidak hanya untuk organisasi semata, namun sebuah kebutuhan untuk hidup. Tunggu apa lagi? Silakan cari buku ini!

Saturday, March 7, 2015

This Week’s Top 10 Photography

Part C
Category: Random
Oleh: Maulana Malik Fikri
Kali ini, saya akan memilih 10 foto terbaik saya, yang telah saya ambil di berbagai kesempatan. Foto-foto kali ini lebih bertema pada hal yang bebas, dari keindahan alam hingga penggunaan cahaya matahari dalam mengambil foto. Semoga beberapa foto ini dapat sejenak memanjakan mata kalian. Salam hangat dari saya, and have a nice day!
Under the Bushes
Sebuah foto yang saya ambil saat berada di Surakarta, dari bawah kebun timun. Campuran warna hijau-kuningnya cukup eksotis.
Living Shadows
Bayangan yang menjadi kenyataan. Menggunakan kamera digital, saya mengambil foto ini saat berada di Jogja, tepatnya saat jalan-jalan di Candi Pramanan. Panasnya terik matahari dapat digunakan untuk mengambil foto mengenai bayangan.
Walking Chicken
Ayam yang berada di tempat Mamak saya di Jogja. Ini adalah salah satu peliharaannya disana, meskipun ayam ini sering kali bertengkar dengan sesamanya. 
Sunrise Rug
Semacam pemandangan dalam nuansa pagi, saat saya berada di Ungaran, Semarang. Entah kenapa saya melihat adanya keindahan campuran mentari pagi dengan rongsokan karung.
Durian on the Box
Sebuah foto yang saya ambil saat berada di Purbalingga. Kotak hitam yang mengelilinginya bukan editan lho, ini adalah karya sendiri dengan memanfaatkan ruangan yang cenderung gelap namun pemandangan bercahaya di luar.
Rock Ice Cream
Saya sendiri kurang yakin mengenai gambar satu ini, karena batu yang berwarna putih tersebut seakan ditopang ke atas, seperti eskrim putih dengan cone. Cukup menarik dan lucu, kalian dapat menemukannya di Kawah Sikidang, Dieng.
Grown Flower
Semacam bunga terompet yang terdapat di rumah teman saya, George, di Jakarta. Berbeda dengan yang terdapat di Dieng, bunga terompet ini memiliki lebih banyak garis di dalamnya.
Verge of Silhoutte
Salah satu foto terbaik saya di pinggiran jalan, Waduk Mrica, Banjarnegara. Momennya sangat pas dengan pemandangan yang menarik.
Like Mother Like Web
Foto ini saya ambil saat berkeliling Purbalingga. Sebuah sensasi antar laba-laba, dengan jaringnya diantara dedaunan di halaman rumah.
Leaf Complications
Terlihat isi sebenarnya dari sebuah daun, saat terekspos dengan sinar matahari, serta kehilangan sebagian klorofilnya. Memiliki daya tarik tersendiri, cukup mengesankan. :) 

Yah itulah sepuluh foto yang telah saya unggah minggu ini. Tunggulah berbagai foto menarik lainnya yang dapat kalian lihat!


Tuesday, March 3, 2015

Hey Entrepreneur!

All You Need is Great Inspiration
Oleh: Maulana Malik Fikri
Sumber Gambar: Koleksi Pribadi
Buku ini sebenarnya adalah rangkuman dari beberapa jurnal bisnis ilmiah (Harvard Business Review) yang diterbitkan secara bulanan oleh Harvard University. Harus saya akui bahwa ini adalah salah satu cara yang kreatif untuk menulis buku, dan pastinya sangat bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalankan bisnis saat ini.

Hal pertama yang jelas terlihat adalah bahwa dengan membaca buku ini, kita dapat segera mengetahui tips and tricks penting mengenai dunia bisnis yang telah diteliti oleh Harvard University. Hal ini tentu akan menghemat waktu dan tenaga kita untuk mencari informasi penting mengenai strategi-strategi dalam berbisnis. Hal kedua adalah bahwa sang penulis juga merupakan sebuah pebisnis yang ulung, karena dengan mengandalkan sumber daya jurnal bisnis ilmiah Harvard kemudian merangkumnya dan membuat buku ini juga pasti memberikan keuntungan, tanpa bersusah payah mencari ide yang benar-benar baru. Yang dilakukannya sebenarnya sangat sederhana, namun pengaruhnya cukup besar.

Ada banyak hal yang dapat kita pelajari dari buku ini, dimana gaya bahasanya dikemas cukup baik agar mudah dimengerti oleh orang awam sekalipun. Dipaparkan berbagai informasi mengenai strategi bisnis, misalnya cara untuk menjalankan bisnis pada masa resesi ataupun cara untuk berkompetisi. Mungkin yang paling menarik adalah cara untuk berkompetisi harga, dimana kita akan ditempatkan pada berbagai posisi untuk menurunkan harga, memberikan diskon ataupun memberikan promo pada masa-masa sulit, ataupun dengan mengubah packaging, sistem, serta service.

Bagian lain yang tak kalah penting adalah bagaimana cara bernegosiasi, yang dipaparkan dengan cukup detail di buku ini. Ada berbagai cara untuk bernegosiasi, namun pastinya a win-win solution is the best choice. Kita tidak hanya bernegosiasi dengan pelanggan, namun juga dapat bernegosiasi dengan supplier, partner bahkan kompetitor kita.

Hal terakhir yang tak kalah penting adalah inovasi. Suatu bisnis wajib berkembang untuk menjadi sukses, dan agar memiliki daya saing yang lebih tinggi dari yang pesaing lainnya. Ini juga dapat disebut sebagai value added. Terdapat berbagai cara untuk berinovasi. Salah satunya adalah dengan menggabungkan semua unsur yang telah ada. Misalnya, handphone dan kamera sebenarnya adalah dua benda yang terpisah. Namun, melalui inovasi, sekarang hanphone memiliki kamera sendiri di dalamnya, yang memberikan daya tarik tersendiri bagi produk ini.

Itulah sedikit paparan mengenai buku ini. Tertarik? Benar-benar saya rekomendasikan bagi para pebisnis muda.

Infinite Power for Richer Living

The True Power of Prayer
Oleh: Maulana Malik Fikri
Sumber Gambar: Koleksi Pribadi
Saya baru selesai membaca buku karya Joseph Murphy ini, yang telah men-dunia dalam beberapa negara besar. Buku yang diterbitkan pada tahun 1961 ini berisi berbagai ilmu serta pengalaman menarik dari Joseph Murphy sendiri, yang dikemas dengan bahasa yang teramat menarik. Meski pada dasarnya konsep Joseph Murphy berlandaskan pada Alkitab (Injil), namun saya yakin bahwa sebenarnya buku ini dapat dibaca oleh semua orang, meski memiliki perbedaan agama sekalipun. Karena yang lebih penting adalah ajaran yang terkandung dalam buku ini, yaitu sebuah cara untuk berdo’a dan mengingat Tuhan.

Mungkin tidak ada kesimpulan yang lebih baik dari apa yang telah diutarakan oleh Joseph Murphy; bahwa do’a serta penyerahan segala urusan kepada Tuhan adalah solusi terbaik bagi seluruh masalah hidup yang sedang kita alami. Itu adalah inti yang saya ambil setelah membaca seluruh pengalamannya dalam buku ini. Harus saya akui bahwa beliau adalah orang yang hebat, dimana tulisannya telah menginspirasi serta mengubah jutaan manusia.

Memang pada beberapa hal, buku ini lebih bersifat pada aliran sufi di Timur (yang konon kurang terkenal dalam sejarah Jawa, seperti kisah Syekh Siti Jenar) sedangkan di Barat lebih dikenal sebagai kekuatan pikiran serta alam bawah sadar, yang telah diberikan oleh Tuhan. Disini, dijelaskan bagaimana berpikir negatif serta semua penyakit hati (amarah, dengki, iri, dsb) dapat berakibat fatal bagi yang memilikinya. Buku ini mengajarkan bagaimana menghilangkan hal tersebut, sekaligus bagaimana meraih kebahagiaan dalam hidup.


Masih lebih banyak hal yang diajarkan dalam buku ini, seperti bagaimana cara menafsir mimpi, ataupun memberikan pengajaran alternatif bagi mereke yang penuh dengan pengalaman pahit. Saya sendiri mempraktikkan ajaran buku ini dengan bermeditasi, dan saya yakin akan ada perubahan dalam diri saya. Anda juga ingin berubah? Cari dan bacalah buku ini..

Sunday, March 1, 2015

This Week’s Top 10 Photography

Part B
Category: Flower
Oleh: Maulana Malik Fikri

Kali ini, kita akan melihat beberapa foto mengenai bunga dari berbagai tempat yang pernah saya kunjungi. Dan memang kebanyakan dari bunga yang menarik ini berasal dari Dieng dan Purbalingga, hehehe.. Tidak jauh berbeda dengan posting sebelumnya, namun saya harap anda menikmati keindahan berbagai bunga yang disediakan disini. Happy Reading!
Dieng
Bunga mekar yang indah ini saya temui saat berada di Dieng, di taman dekat Candi Arjuna. Memberikan karakteristik menarik tersendiri, seperti paket bunga yang terbentuk secara alamiah. Benar-benar indah :)
Purbalingga
Bunga yang satu ini cukup umum ditemukan di berbagai tempat. Terdapat berbagai variasi, namun yang paling banyak ditemui biasanya berwarna merah. sangat indah untuk mendekorasi jalanan serta taman-taman kota. 
Tawangmangu
Bunga-bunga kecil yang saya ambil saat berada di Tawangmangu. Tidak jauh berbeda dengan gambar pada postingan sebelumnya, namun ini adalah sisi lain dari objek tersebut.
Purbalingga
Bunga lain yang saya ambil saat berjalan-jalan keliling Purbalingga. Sepintas cukup anggun, dengan "mahkota" kecil di bagian tengahnya. Sangat indah dan cukup lucu.
Dieng
Bunga lain yang dapat kalian temukan di Dieng. Warnanya cukup mencolok diantara hijaunya dedaunan, memberikan pandangan yang menarik di seluruh taman. Saya juga yakin bahwa kupu-kupu akan menyukai nektar dari bunga ini.
Purbalingga
Bunga satu ini dapat ditemukan di berbagai daerah, dan Purbalingga adalah salah satunya. Menarik sekali, karena bunga ini seakan memiliki tentakel yang menjulur keluar, menjadi ciri khasnya tersendiri.
Dieng
Kumpulan bunga lain, yang seakan menjadi paket bunga alamiah yang indah. Dapat ditemukan di berbagai tempat, hanya saja saya baru tertarik untuk mengambil fotonya di Dieng, hehehe.. 
Purbalingga
Salah satu bunga favorit saya, sebuah bunga yang berbentuk bintang ini pertama kali saya jumpai di Purbalingga. Karena bentuk bintang inilah dia memiliki daya tarik, dihiasi denga warna putih diantara daun-daun hijau.
Purbalingga
Bunga lain yang saya temui di Purbalingga. Entah bunga apa ini, namun motifnya cukup menarik perhatian saya, terutama dengan warna kuning menyala yang jelas terlihat dari kejauhan.
Dieng
Pernahkah kalian melihat bagian dalam dari bunga Trompet? Ini adalah fotonya! Tak disangka, bahwa terdapat semacam motif bintang disini, bagian tengahnya belum terlalu jelas, namun tetap sangat mengasyikkan untuk melihat gambar ini. :)

Yah, begitulah 10 fotografi saya minggu ini. Nantikan foto-foto lainnya di posting berikutnya!

Tuesday, February 24, 2015

My Top 10 Photography

Part A
Category: Flower
Oleh: Maulana Malik Fikri
Posting kali ini memiliki kategori baru, yaitu mengenai fotografi. Saya sengaja membuat kategori baru ini, untuk menunjukkan minat saya dalam hal fotografi. Belum sekeren para expert yang dengan canggih mengambil berbagai gambar dari berbagai sudut yang indah. Namun, semoga foto-foto karya saya ini dapat memanjakan para pembaca. Meskipun kebanyakan foto yang ada dalam blog ini adalah foto-foto yang telah saya ambil sendiri, saya merasa bahwa ada beberapa foto yang belum masuk dalam beberapa cerita saya. Well, hope you enjoy the show!
Tawangmangu
Entah bisa disebut bunga atau bukan, karena menurut saya sendiri ini adalah bunga yang kecil, hehe.. Saya juga tidak tahu jenis bunga ini, namun ini terdapat cukup banyak dalam hutam lindung maupun sawah. Saya sendiri mengambil gambar ini saat berada di Tawangmangu, kemudian saya sharpen dengan photoshop agar gambarnya terlihat lebih jelas. 
Ungaran
Mungkin kalian pernah melihat foto ini dalam post saya mengenai Ungaran. Tidak jauh berbeda dengan foto diatas bukan? Namun, disini bunganya terlihat lebih mekar. Mungkin karena perbedaan iklim atau kondisi tanah, atau karena memang pada dasarnya bunga ini berbeda dengan yang diatas, meskipun sepintas sangat mirip. Apapun itu, bunga ini tetaplah indah di mata saya.
Surakarta
Yah, mungkin kalian sering melihat bunga ini. Saya mengambil foto ini di belakang rumah mbah saya, dimana disana masih banyak kupu-kupu dan berisi semacam kebun timun. Memang, kehadiran bunga ini cukup menarik perhatian saya, yang tumbuh diantara rerimbunan kebun timun tersebut. Cirinya yang berkerut memberikan sensasi tersendiri, wkwk..
Dieng
Seperti yang kalian lihat, bunga ini belum mekar. Namun kalian dapat membayangkan bagaimana bentuk bunga ini ketika mekar kan? Pasti indah sekali. Ini adalah salah satu bunga yang terdapat di taman dekat Candi Arjuna, Dieng. Saya mengambilnya saat sedang jalan-jalan bersama teman kuliah saya.
Gunung Plana
Bunga cantik satu ini saya ambil saat sedang berjalan di sekitar Gunung Plana. Saat itu, kami memang sedang berburu jasper, hehe.. dan kemudian saya mengambil foto ini. Ciri bunga ini sangat berbeda dengan bunga-bunga lain pada umumnya, dan mungkin hanya dapat kalian lihat di habitat tertentu, seperti hutan.
Dieng
Sekali lagi, bunga ini saya ambil di sekitar kawasan Candi Arjuna, Dieng. Banyak yang mengatakan bahwa ini adalah Dandelion, dan kebanyakan orang memetik bunga ini kemudian meniupnya, melihat spora-spora bunga tersebut menyebar terbawa angin. Bunga yang cukup unik dan cantik di daerah ini.
Ungaran
Lain lagi dengan semacam Dandelion yang saya temukan di sekitar sawah, Ungaran. Memang mirip, namun kalian dapat melihat perbedaannya bukan dari gambar diatas? Wkwk, hidup memang penuh dengan berbagai macam misteri, termasuk bunga Dandelion ini. :)
Surakarta
Ini adalah bunga yang cukup umum untuk ditemui. Hampir ditemukan dalam berbagai tempat di Indonesia, dengan berbagai warna. Saya mengambil foto ini di Kalioso, saat cuaca sangat panas dan terang.
Dieng
Bunga yang entah bagaimana mirip dengan kecambah ini menarik perhatian saya. Karena baru kali ini saya menjumpai bunga ini. Entah mengapa, saya melihat bahwa bunga ini cukup lucu. Diambil di sekitar kawasan Candi Arjuna, Dieng.
Tawangmangu
Bunga megah satu ini dapat kalian temukan di kawasan Tawangmangu, di dalam area hutan. Disini, kalian dapat menemukan buah beri liar yang berwarna merah segar. Juga adanya candi misterius yang tidak terurus. Karena terlalu sibuk, saya belum ada waktu untuk membuat posting mengenai Tawangmangu, hehe..

Yah, itulah 10 foto terbaik saya untuk saat ini. Masih ada berbagai foto lainnya yang dapat kalian nikmati, maka jangan bosan-bosan untuk terus mengunjungi blog ini. See you in the next episode!


Thursday, February 19, 2015

Telaga Warna

A Lake of Light is sure full of Colors
Oleh: Maulana Malik Fikri
Kelompok Trip kali ini
Disini, kami melihat keindahan sebuah danau yang memiliki warna yang indah, bercampurkan kuning, hijau, dan biru, yang dikenal sebagai Telaga Warna. Perubahan warna yang terjadi di danau ini kemungkinan adalah karena adanya kandungan sulfur ataupun karena adanya bakteri serta alga dalam danau tersebut, sehingga saat terkena sinar matahari akan memancarkan warna-warna campuran tersebut. Tentunya, melihat danau ini harus dalam keadaan cuaca yang cerah, agar dapat menikmati panorama alam Telaga Warna.
Pemandangan Telaga Warna
Dilihat dari sudut lain
Kesegaran alam yang luas, disertai dengan pemandangan awan dan bukit menjadikannya tempat eksotis bagi wisatawan. Para pengunjung tentu tidak akan melewatkan waktu untuk sekedar berfoto di tempat ini. Secara umum, tempat ini cukup terkelola, namun masih banyak potensi yang harus dikembangkan. Misalnya, seperti tempat untuk berteduh, ataupun tempat sampah. Pastinya, masih banyak lagi lokasi foto disini, sehingga para fotografer dapat mengembangkan keahliannya mengenai fotografi alam disini.
Dengan Tya dan John
Kalian juga dapat menyewa seorang guide untuk menceritakan mengenai tempat ini. Entah mengapa disini juga terdapat sebuah monument patung Gajahmada. Mungkin dulu tempat ini memiliki kaitannya dengan sejarah. Selain itu, ada sebuah makam menarik, yang kemungkinan adalah makam orang yang hebat di jaman dulu. Hal ini sekilas saya lihat melalui gelar dari nama makam tersebut. Namun, adanya wewangian dan mungkin sesajen, memperlihatkan bahwa kawasan ini memiliki nilai spiritual yang kuat, besar kemungkinan juga digunakan untuk pesugihan serta adat lainnya.
Spot foto yang bagus :D
Udah kayak Holy Pillow? Wkwkwk..
Disini juga ada gua tempat bertapa. Konon, gua itu pernah menjadi tempat pertapaan bagi presiden-presiden di Indonesia, seperti SBY, Soeharto, dsb. Namun, tidak sembarang orang boleh masuk, kecuali diizinkan oleh guru kunci gua itu. Entah apakah ini benar atau tidak, yang jelas saat itu – even in only a flash of vision -  saya melihat bahwa tempat tersebut dijaga oleh dua ekor singa. Memang banyak nilai mistis di tempat ini, namun saya cukup puas melihat keindahan alam ini. Saya juga yakin daerah Dieng ini pernah menjadi bagian dari sebuah kerajaan yang besar, karena masih terdapat legenda kerajaan di tempat ini.
Foto iseng #Abaikan, dengan sedikit editan hehe..
Wali, dengan Patung Gajahmada
Sebuah patung di depan gua pertapaan
Itulah sedikit cerita mengenai Telaga Warna. Masih banyak tempat lain yang anda dapat kunjungi, dan ini adalah salah satunya. Siap untuk perjalanan berikutnya? Jangan lewatkan cerita saya nanti :D